Review of HKUST iGEM Team Project 2012

Whole_project

Ilustrasi Proyek Tim iGEM HKUST

This time, I want to review HKUST iGEM Team Project 2012 about B. hercules —Colon Cancer Terminator. This team want to find new method instead the possible adverse effects of dispersing toxic anti-tumor agents in the circulatory system during conventional cancer treatment. They aim to use genetically modified Bacillus subtilis to execute targeted drug delivery to cancer cells in the lower digestive tract, offering the advantage of generating minimal negative effects on normal colon epithelial cells. Targeting is achieved by anchoring a colon tumor-specific binding peptide, RPMrel, onto the cell wall of Bacillus subtilis using a LytC cell wall binding system. Upon successful binding, the anti-tumor cytokine bone morphogenetic protein 2 (BMP2), can be synthesized and secreted from the bacterial cells with the help of a signalling peptide fused to the protein. Minimization of the harmful effect of BMP2 overdose is made possible by introducing two regulatory systems: xylose-inducible system and ydcE/ydcD toxin-antitoxin system, which serve to control the timing and amount of BMP2 release.

——————————————————————————————————————————————–

Kali ini saya akan membahas proyek tim iGEM HKUST 2012 tentang B. hercules –Terminator Kanker Usus Besar (kolon). Tim ini mencoba menemukan metode alternatif untuk mengatasi kanker kolon yang diharapkan dapat menggantikan metode lama konvensional yang melibatkan anti-tumor yang disebarkan melalui sistem sirkulasi (peredaran darah). Mereka menggunakan Bacillus subtilis yang direkayasa secara genetik untuk melaksanakan tugas mengirim obat ke sel-sel yang ada pada saluran pencernaan bawah sehingga meminimalkan efek negatif pada sel-sel usus besar yang normal. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mendesain Bacillus subtilis yang memiliki modul sebagai berikut :

1. Target Binding. Membuat Bacillus subtilis dapat menempel/melekat pada sel kanker dengan menggunakan peptida spesifik tumor usus besar RPMrel yang berikatan dengan sistem pengikatan pada di dinding sel LytC.

2. Anti-Tumor Molecule Secretion. Setelah pengikatan berhasil, sitokin anti-tumor berupa BMP2 (Bone Morphologenetic System 2) ,yang sudah diketahui berperan sebagai colon tumor suppressor, disintesis dan diseksresikan dari sel bakteri dengan bantuan sinyal peptida tipe I dari B.subtilis yang bergabung dengan N-terminal BMP2 dari genom tikus. BMP2 dapat menyebabkan apoptosis pada sel epitel kanker. Ekspresi  protein gabungan ini dikontrol oleh promotor terinduksi xylose dari Bacillus megaterium. Jika xylose tidak ada dalam usus besar (kondisi normal), xyole dikemas dalam bentuk kapsul dan dimasukkan secara oral untuk menginduksi produksi BMP2 dalam kolon ketika sel vektor  B. subtilis vector telah berhasil melokalisasi tumor usus besar.

3. Regulation and Control. Untuk meminimalkan efek overdosis yang bahaya dari BMP2 jika jumlah sekresinya tidak dikontrol maka harus dibuat dua sistem pengaturan meliputi :  sistem xylose-inducible dan sistem ydcE/ydcD toxin-antitoxin, yang bertindak sebagai pengontrol waktu dan jumlah pelepasan BMP2.

Sekian dan Semoga Bermanfaat. Go Synthetic Biology !!

Untuk tahu lebih banyak silakan kunjungi website tim iGEM HKUST 2012 :
http://2012.igem.org/Team:HKUST-Hong_Kong
Untuk tahu info tentang iGEM IPB :
http://igemipb.wordpress.com/
Advertisements

2 comments

  1. Hey, makasih sudah review HKUST iGEM project 2012.
    gw salah satu anggotanya. ^_^

  2. hehehe, dibaca sama anggotanya. Sengaja saya review untuk memberi gambaran ke tim iGEM dari IPB tahun 2013. Gimana persiapan iGEM 2013 di HKUST ? Ilona ikut lagi ?

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s