Apakah hewan selalu berumur pendek ?

sn-butterflies

Kupu-kupu Glanville fritillary (Melitaea cinxia). Sumber : http://news.sciencemag.org

Hidup singkat dan mati muda. Itu adalah sebuah ketentuan khusus dalam kehidupan hewan. Semakin banyak energi yang dibakar/ diproduksi semakin banyak radikal bebas dan molekul instabil yang merusak lain yang diproduksi oleh tubuh. Semakin banyak radikal bebas tersebut akan mempersingkat waktu hidup hewan. Tapi dalam kasus lain, kupu-kupu Glanville fritillary (Melitaea cinxia) tidak mengikuti kaidah di atas. Ketika peneliti mengukur laju metabolisme hewan ini, mereka menemukan bahwa kupu-kupu yang menggunakan energinya paling banyak untuk terbang memiliki waktu hidup lebih lama, baik sewaktu dipelihara dalam laboratorium maupun di lepas di alam bebas di Finlandia. Benarkah ? Ini justru kebaikan yang di”tentukan”kan sebelumnya. Hal ini berarti hubungan antara cekaman oksidatif (radikal bebas) dan lama waktu hidup lebih kompleks dibandingkan apa yang sudah diperkirakan sebelumnya. Banyak dugaan tentang hal ini, dengan kemampuan terbang yang tinggi, berarti kupu-kupu tersebut memiliki anggota tubuh yang baik dan dapat mencari makanan yang bernutrisi tinggi. Peneliti lain dalam Jurnal Experimental Biology juga mengungkapkan kupu-kupu yang teradaptasi dengan kemampuan terbang yang tinggi mungkin telah mengalami evolusi dalam cara melindungi dirinya dari metabolisme yang cepat dalam dirinya sendiri.

Advertisements

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s