Bermain “Menu” di WordPress Part I

Assalamu’alaikum. Makasih sudah mampir ke Blog saya plus baca tulisan ini. Kali ini saya mau cerita-cerita sedikit tentang tips ngeblog pake wp (wordpress). Walaupun awal buat blog bukan di wordpress tapi di Blogspot, tapi menurut saya ngeBlog di wp “simpel” dan “mudah” namun Blog masih tetep kece. Well, itu cuma pendapat saya aja, nggak perlu dipikirkan. Sudah punya Blog kan ? Kalo belum punya disarankan untuk punya karena seruuuu.

Oke oke, jangan sampe ngelantur kejauhan, postingan ini mau membahas judul di atas “Menu”. Menu “menu bisa ditemukan di Appearance. Menu dalam wordpress baru saya gunakan akhir-akhir ini, karena ngotak-atik sendiri trus eror dan baca tulisan teman-teman lain yang menjelaskan tentang menu. Dari situlah baru saya mengerti. Oh itu gunanya, keren juga ya. Jadi kayak di web-web keren gitu. Dalam ngeblog ada istilah halaman statis dan nggak statis (dinamis). Halaman statis artinya halaman yang hanya berisi satu tulisan yang bisa diedit (namun jarang) karena berisi informasi yang tidak terlalu banyak berubah seperti, halaman about me atau tentang penulis atau kalo dalam blog ini “Author’s Profile“. Kebayang kan ? kan tidak setiap ngeblog kita ngedit itu melulu. Lawannya adalah halaman non-statis (dinamis) yang berisi tulisan-tulisan dengan judul-judul yang banyak. Dalam hal ini yang kita gunakan bukanlah page namun category. Jika page untuk halaman statis maka category digunakan untuk membuat halaman yang dinamis, memiliki banyak judul/topik tulisan.

Lho kok apa hubungannya sama “menu” ?? Ini hubungannya, menu dapat digunakan untuk membuat menu dropdown, dan setiap submenu dapat mempunyai tulisan statis atau dinamis (banyak topik).

Menu Dropdown

Dalam tulisan ini saya contohkan pada menu Download ada tiga submenu : TOEFL PBT, TOEFL dan Japanese Language. Selain sumenu TOEFL PBT adalah halaman/pages. Menu TOEFL PBT sengaja saya tambahkan sebagi contoh untuk topik ini. Menu ini saya ambil dari Catagories (lihat gambar dibawah). Menu atau submenu dropdown dapat diambi dari : pages (halaman), kategori (categories), tautan (links), format (untuk mengarahkan ke url lain, biasanya ke web lain).

Mengambil submenu dari Kategori (categories)

mengatur letak submenu TOEFL PBT

Cari kategori yang diinginkan kemudian dicentang dan klik “add to menu“. Ketika submenu TOEFL PBT muncul di menu structure, perlu diatur susunannya agar menjadi submenu pada menu Download. Caranya adalah dengan di-drag hingga menjadi submenu (Lihat gambar di atas). Setelah itu jangan lupa klik “save menu” di paling bawah halaman itu. Done !! Selesai. Sekarang lihat tampilannya. Taraaraa, tampilannya seperti ini :

Submenu TOEFL PBT muncul

Jika klik submenu itu tampilannya akan seperti ini : halaman dengan banyak tulisan/topik/postingan yang berbeda.

Tampilan submenu TOEFL PBT (kategori)

Oke, seperti itulah hasilnya. Nah, giman kalo mau buat halaman seperti itu namun lebih ekslusif (maksud saya postingan yang dipost di halaman kayak gitu namun tidak muncul di frontpage/home ??. Ada teknik lain yang saya juga belum bisa menggunakannya yaitu dengan plugin “hidepost“. Plugin ini bisa menyeleksi postingan apa yang tampil atau tidak di frontpage. Tapi, karena ini blog gratisan jadi menu plugin tidak tersedia, kalo sudah premium baru bisa, hehe. Sayang sekali ya. Tetap semangat ngeBlog ya.

-Semoga Bermanfaat-

Advertisements

One comment

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s