2 Hal yang paling dikenal orang China tentang Indonesia

Apa yang ada dalam pikiran kita ketika ditanya : Sebutkan dua kata tentang China. Setiap orang pasti punya jawaban yang berbeda, bisa jadi juga sama. Jika ditanya dua kata tentang China, maka yang terlintas di pikiran saya : ramai dan panda. Ramai mungkin karena China dengan negara dengan populasi terbanyak di dunia saat ini yaitu, 1,3 milyar atau 19,1 % dari total populasi dunia. Panda atau Ailuropoda melanoleuca, menurut saya, merupakan salah satu ikon negera China yang lucu hehe apalagi aksinya dalam film “Kung Fu Panda”. Nah, bagaimana jika orang China ditanya tentang Indonesia ya ? saya belum pernah tanya sih, tapi dari pengamatan saya selama di Negeri Tirai Bambu kemarin, saya simpulkan ada dua hal yang paling dikenal orang China tentang Indonesia (pendapat pribadi). Ini dia (backsound : jreng jrenggg) :

  • Bali. Bali Bali dan Bali.  Saya juga tidak menyangka mereka begitu akrab dengan Bali. Ini saya dengar dalam beberapa sambutan petinggi organisasi kepemudaan di China. Pulau Bali memang sangat terkenal tidak hanya di China, bahkan seluruh dunia. Bahkan, sering saya dengar banyak yang kenal Bali namun tidak tahu ada di Indonesia, ckckck. Walaupun saya orang Indonesia namun saya sendiri belum pernah ke Bali, hihihi.

5 September 2013 – Pulau Bali raih penghargaan ‘Island Destination of the Year’ dalam ajang ‘China Travel & Meetings Industry Awards 2013’ yang diselenggarakan oleh dua buah majalah wisata terkemuka Tiongkok ‘TravelWeekly’ dan ‘Events’ di Hotel Conrad Beijing, 4 September 2013. Bali meraih penghargaan setelah mendapat penilaian tertinggi dari sebuah dewan juri yang beranggotakan para pakar dan pengamat industri pariwisata di Tiongkok dan hasil voting online yang dilakukan masyarakat Tiongkok melalui website majalah tersebut. Dalam voting, pulau Bali mengungguli dua kandidat lainnya yaiu Tahiti dan Mauritius (kemenlu.go.id).

Oh ya, paragraf itu saya copas langsung dari website resmi kemenlu, perhatikan dalam tulisan itu tidak disebut Cina, Republik Rakyat Cina, atau China namun Tiongkok. Hmm, menurut yang saya tahu dari Bapak Sasongko (pembicara dari Kemenlu) saat Pre Depature Training, Indonesia menjalin hubungan dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) pada awal hubungan diplomatik kedua negara dimulai 13 April 1950 lalu. Karena itulah, dalam urusan diplomatik Indonesia tetap mempertahankan nama Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Republik Rakyat China, sementara itu untuk urusan selain diplomatik tidak ada ketentuan yang khusus seperti itu.

 Hmm, Saya juga punya impian, Belitong akan menjadi Bali lainnya* karena saya yakin pariwisatanya juga bisa dikembangkan seperti Bali. Selain itu, Belitong juga disebut-sebut sebagai “Bali yang terpotong” kalau dalam legenda daerah Belitung lho, bukan narsis lho. Kalau tidak percaya coba saja datang, hehehe #kok jadi promosi.

  • Badminton. REPUBLIKA.CO.ID, GUANGZHOU — Indonesia memastikan merebut dua gelar pada Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2013 di Tianhe Indoor Stadium, Guangzhou, Cina, Ahad (11/8). Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sukses menjadi juara di nomor ganda putra setelah mengalahkan pasangan Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen dua set langsung.

Hal yang kedua adalah Badminton/Bulu tangkis. Untuk poin ini saya juga mengutip dari salah satu media massa online Indonesia. Indonesia berhasil menyamai perolehan gelar China dalam kompetisi Badminton paling bergengsi di dunia tersebut di Guang Zhou 5-11 Agustus yang lalu. #prok prok prok. Bangga. Bulu tangkis memang masih jadi Olah Raga kebanggaan rakyat. Melalui cabang olah raga ini indonesia “bisa bicara” lumayan banyak di kancah ASEAN, ASIA, bahkan Dunia. Mudah-mudahan di cabang lainnya menyusul ya, Aamiin.

Nah, sama seperti poin pertama dalam sambutan delegasi Indonesia pada Indonesia-China Youth Exchange Program 2013 lalu, salah dua yang sering disebut-sebut tentang Indonesia adalah Bulu Tangkis/ Badminton. Mungkin karena mereka syok setelah gelarnya disamai Indonesia ya, hehehe. Bahkan nama salah satu pemain nasional kita pun disebut Taufik Hidayat. Beliau menyampaikan “ngefans” dengan pebulu tangkis Indonesia itu. Ini juga salah satu buktinya, saya ambil di dekat hotel kami menginap di Guang Zhou. Sepertinya itu merupakan toko olahraga. Perhatikan foto atlit yang terpampang ! Kalau tidak jelas Klik fotonya.

Sekian postingan ini, kalau ada yang tidak setuju dengan dua poin di atas, boleh-boleh saja karena itu pendapat pribadi saya saja, hehe.

Ditulis berdasarkan pengalaman menjadi peserta Indonesia-China Youth Exchange Program 2013 yang diselenggarakan oleh Kementrian Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia.

 

Advertisements

6 comments

  1. Yeahhhh…. gue disebut Taufik Hidayat…. dan gue juga pernah ke Bali dan Belitong. haha. Bagus postingnya, menarik dengan update beritnya. Semangat! Hehe

  2. nyasar kesini setelah sebelumnya googling tentang tianamen square. tulisannya bagus :). aq udah pernah ke bali, tapi belum ke belitung… salah satu dream destiation tuh belitung hehheeee…

  3. Wah.. terima kasih sudah mampir ya Diah. Kebalikannya, Saya sudah pernah ke Belitung (lebih tepatnya tinggal disana, hehe) tapi belum pernah ke Bali. Klo nanti ke Tianamen pagi-pagi aja, jangan malem. Buat lari pagi cocok, soalnya lapangannya luas bangeet. hehe

  4. sepertinya belum ada ‘tanda-tanda’ mau ke Beijing nih hehheeee… paling2 ntar bulan mei ke malaysia, alhamdulillah dapat invitation dari Tourism Malaysia, moga-moga ke depan dapat invitation dr tourism china, biar bisa joging di tiananmen heheheee…

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s