Percakapan “Ringan” setelah Sidang Skripsi

Proses tanya jawab dan diskusi mengenai skripsi saya sudah dirasa cukup oleh dosen pembimbing dan dosen penguji. Saya diminta menunggu di luar sebentar. Ada pembicaraan khusus antardosen (di belakang saya), mungkin mau menilai “Ini akan lulus atau tidak ya ?”. Nggak ada rasa gugup, ya biasa aja. Di luar sempat nunggu sekitar 10 menit, kemudian di suruh masuk lagi. Saya duduk di kursi yang sama dengan sebelumnya, sembari masih nyoba buka-buka naskah skripsi di depan saya.

  • Dosen 1 : Sudah, skripsinya dirapikan. Tanya jawabnya sudah selesai. Jadi setelah menjawab semua pertanyaan tadi, kira-kira berapa persen kamu yakin bisa menjawab dengan baik dan benar ?
  • Saya : kira-kira 80 % Pak
  • Dosen 1 : Wah, masih B itu berarti. Kalo 81% baru bisa A.
  • Saya : Kalo gitu 81% deh Pak, #labil
  • Dosen 1 : tebakan kamu hampir tepat. Baik, Selamat kamu dinyatakan lulus tapi belum resmi, karena masih ada proses yang harus diselesaikan.
  • Saya : Baik Pak. *Senyum dikit
  • Dosen 3 : Kok ekspresinya gitu ? (Kayaknya ini bahasa yang agak formal dari yang vesi iklan-iklan itu “Mana Ekspresinya ???” hehe)
  • Saya : *Karena dibilang gitu, senyumnya ditambahin dikit lagi deh hehe
  • Dosen 1 : Stelah lulus, apa rencana kamu ?
  • Saya : Sebenarnya target minimal pendidikan saya S2 Pak, jadi klo ada kesempatan S2 saya ingin S2 tapi klo setelah lulus ada kesempatan kerja yg bagus saya mau nyoba kerja dulu. Mungkin setelah itu baru S2. #labil
  • Dosen 1 : Lho ? Jangan bercabang-cabang itu nanti tidak fokus. Pilih salah satu, S2 atau Kerja ?
  • Saya : %$%#$^%^&&^$#$^%&%. S2 deh Pak
  • Dosen 1 : Nah gitu. Mau di luar negeri apa dalam negeri ?
  • Saya : Inginnya sih di luar Pak ?
  • Dosen 1 : Di luar negeri dimana, Amerika (Florida), Jepang, UK, saya punya kenalan tinggal dikontak saja. Sekarang juga banyak beasiswa S2, LPDP misalnya. Kamu harus persiapkan persyaratannya spt TOEFL dll. TOEFL kamu berapa sekarang ?
  • Saya : 5** Pak (yang sering baca Blog ini pasti tahu hehe #jadimalu)
  • Dosen 1 : tinggal sedikit lagi itu. Sembari menyiapkan, biar nggak planga plongo nanti di tempat orang, kamu bisa belajar lagi di lab.
  • Saya : Iya Pak. (Nggak tahu harus seneng atau nggak)
  • Dosen 1 : Nah, setelah itu baru kamu mengabdi ke daerah
  • Dosen 2 : Kalau dilihat nilai-nilai kamu memang kamu cocok lanjut S2
  • Dosen 3 : Saya juga dulu waktu liat temen udah pada kerja juga pengen kerja. Setelah balik ke kampus lagi (lanjut S2), otaknya udah nggak sefresh dulu.
  • Saya : #lengkap sudah. Semuanya menyarankan hal yang sama

Jadi, apa yang akan terjadi selanjutnya. Saya juga masih bimbang (karena nggak mau dibilang lagi “galau” jadi pake “bimbang”). Pertanyaan seputar skripsi tidak lebih sulit daripada pertayaan tentang masa depan bagi orang seperti saya. Yang terdekat pasti revisian, yuk revisian yuk hehe.

Advertisements

3 comments

  1. Wkwkwkwk…. Selamat ya sudah sidang brother. Semoga steps selanjutnya dimudahkan. Sebagai orang yg langanan post lu gw tahulah skormu. Kwkwkw. Yowes… kuliah ae dirimu bro.. fokus. Nanti biar aku bisa tengok kau di luar sana. Ehehe. Good luck bro.

  2. Liat temen kerja pengen kerja, tapi kalo ada beasiswa kuliah segede gaji orang yang kerja, hmmm lumayan juga hehe. Tunggu aja selanjutnya lah. Mau minta banyak pertimbangan lagi.

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s