Menjadi komika Gagal

Tulisan ini akhirnya keluar dari kepala saya setelah melihat ulah para komika-komika baru di Stand Up Comedy Indonesia Season ke-4 beberapa hari lalu di Kompas TV. Bagi saya Stand Up Comedy itu unik dan sulit. Unik karena satu orang komika berbicara dan bisa membuat orang tertawa bahkan sampai terbahak-bahak, kadang ketawa sampai nangis-nangis. Sulit. Ya, siapa bilang hal demikian itu mudah. Mungkin kalau hanya dipikirkan, semua orang akan mengira menjadi komika itu mudah, membuat orang tertawa itu gampang. Hmm, saya adalah salah satunya yang berpikiran demikian haha.

Akhir semester 7, Dosen mata kuliah Biologi Manusia memberi tugas praktikum membuat sebuah penampilan berdurasi 6 menit, bisa berkelompok atau perorangan. Jika berkelompok, maksimal 3 orang. Saya kebetulan tidak ikut kelas itu (nggak tahu ada kerjaan apa) waktu dosen memberikan tugas. Akibatnya saya baru tahu dari teman selepas kelas, dan parahnya anak-anak sudah buat kelompok, langsung setelah kelas bubaran. Hampir semua sudah ada kelompok. Tinggal beberapa orang saja,  mereka-mereka yang tidak masuk kelas waktu itu. Jadi, jika tidak mau tampil sendiri maka harus nyari teman-teman yang belum punya kelompok.

Entah kenapa akhirnya saya kePD-an, ah nyoba stand up comedy aja lah. Sendiri aja. Kegilaan pun berlanjut. Saya akhirnya mendaftar. Sendiri. Beberapa hari sebelum penampilan saya hanya liat beberapa video komik-komik seperti : Pandji, Kemal, Ge Pamungkas untuk nambah wawasan tentang materi. Ah, bisalah kalo gitu mah, InsyaAllah. Sumpah, nggak tahu dari mana sumber PD ini haha.

Singkat cerita, akhirnya hari itu datang (maaf saya lupa tanggal dan waktunya). Hampir 100 orang ada di kelas itu. Ruang kelas menurun mirip bioskop gitu. Satu per satu kelompok menampilkan karya seninya mulai dari video nominasi anak-anak ALAY di kelas (dan saya kena salah satu nominasinya <– apa-apaan ini ?? haha ), video kenang-kenangan kelas dari awal semester 3 dulu, ada video lipsing, ada akustikan, dan ada pula orang macam saya yang nekat nekat dan sangat nekat untuk stand up comedy.

“Baik kita sambut, komika kita Fadhil-Bro”. Saya bangkit dari kursi dan maju ke depan. Materi sepertinya sudah di luar kepala, haha. Ambil mikrofon dan mulai. Saya ambil materi yang saya anggap paling lucu dari komik-komik yang saya tonton sebelumnya, materi makan nasi di warteg-nya Kemal, materi tentang JKT-48nya Pandji dan beberapa materi lainnya. Dan, Alhamdulillah semuanya Nggak Lucu setelah saya coba bawakan.  Momen itu disaksikan anak-anak sekelas Biologi46, ada kakak kelas asisten praktikum dan juga dosen. Asli, saya benar-benar kayak sedang “mempermalukan diri” secara sukarela di depan mereka-mereka. Kalau ingat pas waktu itu, rasanya ingin nyimpen muka di kantong aja nyampe pulang ke rumah haha. Namun, tidak saya sesali karena memang demikian adanya.

Bagi saya itu bukan momen “bunuh harga diri”. Saya sudah memikirkan resiko kegaringan yang nyaris 99% saat saya tampil karena selama ini di kelas saya termasuk bukan orang yang supel apalagi kocak. Tapi, karena itulah maka saya mencoba penampilan aneh ini. Saya ingin membuat kesan lucu saja di memori teman-teman sekelas saya. Kalau selama ini saya dikenal kaku, susah bergaul, jaim tingkat dewa maka saya buat kebalikannya pada hari itu. Dan, rasanya cukup berhasil. Saya ditertawakan karena kegaringan saya, bukan karena materi yang saya bawakan benar-benar lucu. Hahahaha.

Momen-momen seperti itu “nyaman” jika diingat kembali di masa-masa nanti. Saya sudah menganggap anak-anak sekelas Biologi 46 seperti saudara, sudah bersama-sama selama kurang lebih 3 tahun dan itulah salah satu kenangan yang ingin saya titipkan ke memori kita tentang masa-masa perkuliahan. Tidak semua waktu kita disibukkan dengan tugas kuliah dan praktikum apalagi ujian. Ada momen-momen berharga yang kita punya, saat kita tertawa dan ditertawakan. HAHAHAHA

Advertisements

4 comments

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s