Perjuangan Menuju Sarjana [3-habis]

wisuda

Alhamdulillah wa Syukurillah, akhirnya saya bisa menyelesaikan “Trilogi Menjadi Sarjana” ini. Setelah sidang skripsi tanggal 27 lalu dan dinyatakan lulus, berarti langkah selanjutnya adalah “tinggal” proses-proses administrasi saja. Pekerjaan pertama dan paling utama setelah sidang adalah revisian, mulai dari Dosen PS 1, 2 dan penguji. Jika dari penguji sudah ada kode lanjut, maka skripsi boleh diperbanyak. Mungkin terlihat gampang. Tapi, setiap orang akan beda-beda kasusnya. Kadang dosen terbang-terbangan kemana-mana sehingga susah ditemui, kadang ngoreksi lama. Biasa. Dosen juga manusia kan ?. Kurang lebih sekitar 3 minggu untuk proses ini selebihnya kan libur(an) pribadi haha.

Ada momen-momen untuk ngejar tanda tangan dosen bahkan sampai harus hujan-hujanan pake motor, mirip film-film bollywood gitu haha. Memang urusan administrasi kayak gini boleh jadi terlihat sepele namun ternyata cukup ribet jika tidak teliti dan tak paham alur. Mulai dari urusan dengan jurusan/ departemen, urusan dengan Fakultas, dan terkahir urusan dengan rektorat untuk wisudaan. Kalau di IPB kuota wisuda dibatasi jadi hanya 800 per tahap (satu tahun akan ada 6 tahap). Jadi kalau sudah hampir mendekati bulan wisudaan pasti makin banyak yang daftar dan seakan-akan terjadi persaingan mendaftar wisuda bagi calon wisudawan di IPB.

And finally and luckily I got number 749 out of 800. A friend of mine who accompanied me when we were at graduation registration time asked silly question “Why not choose prettier number than that ?” I understood, she might mean why not chose pretty number like 750, 777, or 800. “Ohh, I hardly ever think about it”, and the I continued my answer “All number are pretty enough as long as below 800”.  See you soon April 30, 2014.

Akhir Februari 2014, saya berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana di IPB kurang lebih selama 4,5 tahun. Mungkin bagi sebagian orang bisa menyelesaikan tepat 4 tahun, atau kurang dari itu. Saya cukup puas bisa mnnyelesaikan walaupun tidak bisa dianggap tepat waktu. Alhamdulillah juga karena bisa Lulus IPB dengan predikat “lengkap”.. Predikat “lengkap” adalah masih bisa lulus dengan predikat yang saya impikan dari awal masa kuliah yaitu cum laude. Selain itu, saya juga bisa merasakan pegalaman organisasi kampus maupun ekstrakampus dari mulai BEM, Lembaga Dakwah Fakultas, dan KAMMI. Saya juga berhasil memenuhi impian untuk menjadi salah satu wakil/delegasi IPB dalam berbagai lomba seperti PIMNAS XV 2012 di Yogyakarta dan kompetisi iGEM (biologi sintetik) 2012 di HKUST, Hong Kong. Tahun 2013, saya juga terpilih menjadi delegasi Propinsi saya, Kep. Bangka Belitung, pada Pertukaran Pemuda Indonesia-Cina. Saya sadari banyak teman saya yang memiliki segudang prestasi dan bisa lulus dengan predikat “lengkap” juga namun setidaknya inilah hal terbaik yang telah saya lakukan. Mungkin memang belum banyak. Saya persembahkan semua itu untuk kedua orang tua saya, Ayah dan Ibu serta Pemerintah Belitung Timur selaku pihak yang mensponsori studi saya.

Advertisements

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s