NGODOJ : One Month Review

Sumber gambar : http://onedayonejuz.org/

Dari Abu Amamah ra, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda;
“Bacalah Al Qur’an karena sesungguhnya ia akan menjadi syafa’at bagi para pembacanya di hari kiamat”
(H.R Muslim)

Kalo baca Al-Qur’an itu hati rasanya adem dan tenang. Galau dan teman-temannya itu langsung hilang. Tapi seberapa sering kita Ngaji atau baca Al-Qur’an ? Seberapa lama mengkhatamkan 1 Al-Qur’an. Hmm, bagi saya ini jadi masalah sih. Kalo hari-hari biasa bukan di Ramadhan rasanya semangat tilawah itu kadang naik kadang turun. Kalo naik bacanya ya mungkin 2-3 lembar perhari, kalo lagi turun bisa nggak berlembar-lembar. Inilah mungkin masalah yang ingin disiasati oleh gerakan ODOJ (One day One Juz). Kita butuh motivasi untuk mempertahankan ghiroh/semangat kita setiap harinya. Dengan apa ? Mungkin salah satunya dengan adanya kawan seperjuangan yang saling mengingatkan dalam kebaikan dan mekanisme pelaporan. Jadi dalam satu grup ODOJ ada 30 orang dari mana-mana yang dipertemukan di WA (Whatsapp) karena ingin NGODOJ dari lintas generasi dan profesi, mulai dari anak-anak sampai bapak-bapak, mulai dari SD sampai Profesor. Ketika melihat teman satu grup kita sudah menyelesaikan bacaan dan melaporkan maka kita juga akan terpacu utnuk menyelesaikan bacaan. Sebagan ada yang berpendapat hal seperti ini bisa masuk ke wilayah riya’ atau pamer, wes kita beramal aja terus sambil juga terus memperbaiki niat, bukan menghentikan amal karena takut disebut riya’. Jika memang bisa mengistiqomahkan mengaji satu juz per hari tanpa ikut ODOJ InsyaAllah juga baik. Anggaplah ODOJ ini sebagai cara buat mencapai taraf istiqomah bagi yang masih kurang motivasi dan semangat kayak saya ini. Mengapa saya ngikut ODOJ ? ya salah satunya karena itu tadi.

Mengaji satu juz sehari (One Day One Juz) tidak berarti harus ngaji/tilawah dimana-mana untuk nyampe target 1 Juz. Misal nih, gara-gara ikut ODOJ si Budi jadi berubah drastis, tiap kali naik angkot Ngaji, ke kantin Ngaji, ada jam kosong pas kuliah Ngaji, lagi nunggu dosen masuk juga Ngaji, dan seterusnya. Kalo kayak gitu, bukan khatam satu bulan, bisa-bisa seminggu sudah khatam, hehehe. Ikut ODOJ bukan berarti nggak punya waktu untuk aktivitas lain seperti kerja, aktivitas sosial dengan sahabat, rekan kerja, atau tetangga. 1 Juz itu bisa diselesaikan dalam waktu 1-1,5 jam klo bagi saya. Jadi kita sebenarnya hanya butuh waktu segitu dalam 24 jam kita setiap hari. Tapi mau nggak kita pakai buat Al-Qur’an ? Itu yang jadi tantangan. Kadang saya mikir memang sesibuk apa sih dunia ini melenakan saya sampai 1 jam saja tak tersisa untuk membaca Al-Qur’an ? Astagfirullahal’azim. Padahal waktu itu salah satu karunia Allah yang tidak akan pernah terulang lagi. Satu detik yang sudah berlalu ya sudah berlalu, mau diapakan pun tidak akan kembali. Oleh karena itu kenapa Rasulullah meminta kita untuk “Ambillah kesempatan saat waktu senggangmu sebelum datang waktu sempitmu … (Al-Hadist)”. Jika si saat senggang tidak mampu berbuat baik dan beramal sholih jadi bagaimana di waktu sempitnya ? Memang bener rasanya klo dibawa Ngaji itu bakal lama, suara bakal serak-serak gimana gitu tapi mudah-mudahan dapet pahala dan ridho dari Allah #ngarepbanget.

Di ODOJ kita dianjurkan untuk meng-kholaskan/menyelesaikan bacaan dalam rentang pukul 6 sore-6 pagi (12 jam). Kenapa ? Pertimbangannya seperti di atas yaitu, jangan sampai kita terbentur waktu kesibukan (dunia) kita di pagi-siang dan sore hari. Kalo sudah selesai malam ya kan tinggal nyari bonus-bonus aja setelahnya. Kalo memang niat masih mau nyari tambahan pahala bisa lanjut tilawah lagi atau jika dirasa cukup juga dan ada kesibukan lain juga target harian sudah tercapai.

Tapi Al-Qur’an bukan cuma buat dibaca kan ? Yap, benar sekali. Al-Qur’an memang bukan untuk dibaca saja tapi diamalkan. Tapi lagi, bagaimana mau mengamalkan jika tak pernah dibaca ? Adakah kita mencintai sebelum mengenali ? Oleh karena itu, kita mulai dari level bawah yaitu : membaca/tilawah, meghapalnya, seiring itu mulai lihat terjemahannya atau tafsirnya, nanti juga ikut pengajian untuk membahasnya, dan seterusnya hingga sedikit demi sedikit kita belajar mengamalkannya. So, bagi yang tertarik dan mau daftar atau ingin mengenal lebih banyak tentang ODOJ silakan langsung ke webnya  : One Day One Juz

Alhamdulillah, bisa juga mengkhatamkan Al-Qur’an dalam sebulan selain Ramadhan berkat semangat-semangat dari teman-teman ODOJER 956, teman-teman pasti sudah biasa kan ? Ah jadi malu nih. Ingin tetap istiqomah hingga akhir hayat, mudah-mudah Allah perkenankan.

Advertisements

2 comments

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s